Banyak pemilik bisnis langsung menyalahkan produk saat penjualan menurun. Padahal, dalam banyak kasus, jualan sepi bukan disebabkan oleh produk yang buruk, melainkan strategi yang tidak berjalan optimal.
Di era digital, penjualan adalah hasil dari rangkaian proses. Mulai dari bagaimana audiens menemukan brand, memahami value produk, hingga akhirnya percaya dan membeli. Jika salah satu tahap ini bermasalah, dampaknya langsung terasa di penjualan.
Artikel ini akan membahas penyebab umum kenapa jualan sepi dan bagaimana melihatnya sebagai masalah funnel, bukan sekadar demand.
Produk yang bagus tidak otomatis laku. Ada beberapa faktor non-produk yang sering luput diperhatikan oleh bisnis.
Banyak bisnis merasa sudah “rame” karena traffic tinggi. Namun jika traffic tersebut tidak relevan dengan kebutuhan audiens, konversi tetap rendah.
Traffic tanpa intensi beli hanya menghasilkan angka, bukan penjualan.
Traffic hanyalah tahap awal. Masalah muncul ketika:
Tanpa strategi funnel yang jelas, pengunjung akan berhenti di tengah jalan.
Brand sering berbicara terlalu umum atau terlalu teknis. Akibatnya:
Jika penjualan menurun, coba lihat kembali funnel pemasaran secara menyeluruh.
Konten sudah menjangkau banyak orang, tapi tidak membangun trust. Tidak ada edukasi, social proof, atau alasan kuat kenapa audiens harus memilih brand tersebut.
Banyak konten hanya berhenti di edukasi. Tidak ada:
Tidak semua channel cocok untuk semua bisnis. Salah memilih channel membuat pesan tidak sampai ke audiens yang tepat, meski effort besar sudah dikeluarkan.
Strategi konten seharusnya tidak hanya fokus pada exposure, tetapi juga mendorong pergerakan audiens dalam funnel.
Konten yang efektif:
Channel distribusi pun harus dipilih berdasarkan perilaku audiens, bukan sekadar tren.
Untuk meningkatkan penjualan secara berkelanjutan, bisnis perlu pendekatan yang lebih strategis.
Beberapa langkah penting:
Di sinilah peran strategi digital marketing menjadi krusial. Bukan sekadar menjalankan campaign, tetapi memastikan setiap aktivitas marketing saling terhubung dan berdampak ke revenue.
Jika bisnis Anda sedang mengalami kondisi serupa, bekerja sama dengan tim yang memahami strategi funnel, konten, dan distribusi bisa menjadi langkah awal yang tepat melalui layanan Digital Marketing Bounche.
Jualan sepi jarang disebabkan oleh satu faktor tunggal. Dalam banyak kasus, masalahnya ada pada strategi, bukan produk. Tanpa funnel yang jelas, traffic berkualitas, dan komunikasi yang tepat, potensi penjualan akan terus terhambat.
Dengan melihat penjualan sebagai hasil dari proses strategis, bisnis dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan berkelanjutan untuk meningkatkan performa.
Karena penjualan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh strategi funnel, positioning, dan channel distribusi yang digunakan.
Tidak. Traffic harus relevan dan memiliki intensi yang sesuai agar bisa menghasilkan konversi.
Funnel membantu mengarahkan audiens dari tahap mengenal brand hingga siap membeli. Funnel yang tidak optimal akan menyebabkan penjualan terhambat.
Mulai dengan mengevaluasi funnel, kualitas traffic, konten, dan channel distribusi, lalu susun strategi digital marketing yang terintegrasi.